Rahasia Sehat Kurma & Mentega: Tradisi Kuno yang Ternyata Kaya Manfaat Medis
Saat lagi scrolling Instagram nemu postingan yang cukup menarik, yaitu tentang sunnah Rasulullah yang suka makan kurma dengan mentega, yang ternyata selain menjadikan kurma jadi lebih enak juga banyak manfaatnya untuk kesehatan. Sumber: @explainingquran
![]() |
| Tradisi makan kurma dengan mentega atau susu |
Pernahkah Anda membayangkan makan kurma, tapi di tengahnya diisi dengan potongan mentega (butter)? Bagi sebagian besar orang Indonesia, kombinasi ini mungkin terdengar tidak biasa. Namun, siapa sangka bahwa paduan sederhana ini adalah salah satu tradisi kuliner kuno yang sangat dicintai oleh Rasulullah ﷺ.
Mari kita bedah mengapa kombinasi kurma dan mentega ini bukan sekadar tren makanan, melainkan resep kesehatan yang luar biasa.
Jejak Sejarah dalam Sunnah
Dalam catatan hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawood (no. 3337) dan Ibnu Majah, disebutkan bahwa dua anak Busr As-Sulami bercerita:
"Rasulullah ﷺ mendatangi kami, lalu kami menyuguhkan mentega dan kurma, karena beliau menyukai mentega dan kurma."
Para ulama mengkategorikan ini sebagai Sunnah Jibiliyyah—yaitu kebiasaan atau kesukaan pribadi Nabi yang menunjukkan sisi kemanusiaan beliau. Meskipun bukan ritual ibadah wajib, mengikuti apa yang disukai Nabi tentu mengandung keberkahan (barakah).
Perspektif Ibnu Qayyim al-Jauziyyah
Dalam kitab legendarisnya, Zad al-Ma’ad, ahli kedokteran klasik Ibnu Qayyim menjelaskan bahwa kurma dan mentega memiliki efek yang saling melengkapi.
Kurma: Memiliki sifat "panas" dan memberikan energi instan.
Mentega: Bersifat "mendinginkan" dan melembapkan.
Kombinasi keduanya dipercaya sangat baik untuk mereka yang sedang dalam masa pemulihan setelah sakit, membantu memperbaiki kualitas suara, serta sangat bagus untuk mendukung pertumbuhan anak-anak.
Mengapa Kombinasi Ini Sangat Berenergi?
Secara medis modern, ada alasan kuat mengapa kurma dan mentega adalah pasangan yang serasi:
Energi yang Tahan Lama: Kurma kaya akan gula alami (glukosa dan fruktosa) untuk energi cepat. Lemak sehat dari mentega berfungsi memperlambat penyerapan gula tersebut, sehingga energi yang dihasilkan lebih stabil dan tidak membuat kita cepat lemas.
Kesehatan Hormon: Lemak jenuh alami dari susu (mentega) adalah bahan baku penting dalam pembentukan hormon dalam tubuh.
Kesehatan Pencernaan: Lemak dalam mentega membantu melumasi usus, sementara serat dari kurma menjaga pencernaan tetap lancar.
Penyerapan Nutrisi: Beberapa vitamin dalam kurma bersifat larut lemak. Dengan adanya mentega, tubuh akan lebih maksimal menyerap nutrisi tersebut.
Catatan Penting: Gunakan Mentega, Bukan Margarin!
Ini adalah bagian yang paling sering disalahpahami di Indonesia. Jika Anda ingin mencoba manfaat kesehatan ini, pastikan Anda menggunakan Butter (Mentega Hewani), bukan Margarin.
Mentega (Butter): Terbuat dari lemak susu asli. Mengandung nutrisi alami dan aroma yang sangat harum (Contoh: Wijsman, Anchor, Elle & Vire).
Margarin: Terbuat dari minyak nabati yang diproses secara kimiawi (hidrogenasi). Biasanya mengandung lemak trans yang kurang baik jika dikonsumsi berlebihan.
Cara Menikmatinya
Cukup ambil sebutir kurma (sebaiknya kurma Ajwa atau Sukari), buang bijinya, lalu selipkan sepotong kecil mentega dingin di tengahnya. Rasakan perpaduan rasa manis legit dari kurma dengan rasa gurih creamy dari mentega yang lumer di mulut.
Kombinasi ini sangat cocok dijadikan menu sahur saat berpuasa atau cemilan sehat di pagi hari untuk menambah stamina saat beraktivitas.
![]() |
| Kurma diisi milk butter |
Selamat mencoba!


Comments