Film Serial Star Trek Discovery Season 1

Film serial Star Trek Discovery adalah serial terbaru dari franchise Star Trek. Sejak kecil saya cukup menyukai Star Trek ini sejak pertama kali nonton film seri yang berjudul "The Next Generation" di tahun 90'an yang dulu diputar di RCTI sebagai anak kecil, saya cukup terkagum-kagum nonton film ini melihat pesawatnya, luar angkasa saat mereka berperang... wow banget lah pokoknya, soalnya dulunya sebelum ada RCTI yang merupakan televisi swasta pertama klo gak salah, adanya cuma TVRI yang acaranya yah... begitu begitu aja hehe...

Beberapa bulan yang lalu pernah baca di sebuah berita bakal dirilis serial Star Trek yang berjudul "Star Trek Discovery", tapi baru kemaren-kemaren sempet nontonnya, itupun baru episode 1 dan 2 saja.

Film ini diputar di CBS All Access dan Netfilix, (bisa dicari Netflix Star Trek Discovery) penyedia layanan streaming online seperti  Amazon, Iflix, Hoox dll


Trailer Star Trek Discovery di Netflix

Setelah menonton Episode 1 dan 2 ini, menurut saya filmnya cukup menarik dan seru juga, soalnya waktu berjalan gak terasa eh  dah mau abis lagi alias gak ngebosenin. Spesial Efeknya cukup bagus apalagi klo dibandingkan dengan serial "The Next Generation" ya iyalah secara beda waktunya juga hampir 20 tahunan, denger-denger waktu buat ngerender special efeknya ini nya perlu waktu berbulan-bulan... wow...

Oya, beberapa pemain utama atau Cast Star Trek Discovery ini diantaranya adalah:

  • Sonequa Martin Green sebagai Michael Burnham
  • Michelle Yeoh sebagai Captain Philippa Georgiou
  • Doug Jones sebagai Saru
  • Mary Chieffo sebagai L'Rell
  • James Frain sebagai Sarek
  • Chris Obi sebagai T'Kuvma dll


Ok sekarang saya mau ngereview yang episode ke-1 yang berjudul: "The Vulcan Hero"
Sebelumnya saya ingatkan Spoiler Alert yaa.... baca, maka resiko tanggung sendiri ;)

Awal pembukaan film dimulai dengan pidato seorang dari Bangsa Klingon yang bernama  T'Kuvma sedang berpidato di hadapan kaumnya, dia mempunyai visi untuk menyatukan semua bangsa Klingon yang saat ini berpencar dalam kelompok sendiri-sendiri, visinya berdasarkan ramalan suatu saat bila bangsa Klingon Bersatu mereka akan sangat kuat.

Berikutnya ada Kapten Philippa Geougiou dan perwira utama (first officer) Michael Burnham yang sedang berjalan di atas gurun sebuah planet. Misi mereka berusaha menyelamatkan suatu bangsa dari kepunahan karena kekeringan. Misi ini sebenarnya mirip seperti pembukaan di Film Star Trek Beyond, yaitu berusaha menyelamatkan suatu bangsa dari kepunahan, klo di Beyond misinya menghentikan letusan gunung berapi dimana scene nya itu seru banget dengan special effek yah wah..., nah klo di discovery ini lebih simple, cuman ngeluarin air di sumur aja. 


USS Enterprise Shenzhou
Singkat cerita setelah menyelesaikan misinya mereka dijemput oleh pesawat USS Enterprise Shengzhou dimana pesawatnya terlihat sangat keren menurut saya padahal ini film ceritanya sekitar 10 tahun sebelum kisah Star Trek Original  dimulai atau sekitar tahun 2250 di tahun Bumi. Yah, wajarlah kan teknologi pembuatan filmnya juga udah makin canggih sekarang. Oya kabarnya nih per satu episodenya film ini memakan biaya sekitar 100 Milyar rupiah... whew....

Setelah itu mereka melanjutkan misinya yaitu memeriksa post terluar dari Federasi yang rusak tanpa diketahui sebabnya, apakah rusak karena meteor atau sengaja dirusak oleh seseorang, pada scene ini nampak visualisasi bintang kembar yang sangat bagus pemandangannya yah... sekali lagi karena visual efek nya 

Nampak salah satu dari bintang kembar yang sedang "memakan" bintang lainnya


Nah saat memeriksa kerusakan dari satelit outpost, mereka menemukan suatu benda yang tersembunyi di balik puing-puing asteroid, namun mereka tidak dapat memastikan benda apakah itu, karena ada suatu medan energi yang menghalagi sensor dari pesawat mereka. Akhirnya Burnham bersedia menjadi relawan untuk memeriksa secara langsung benda misterius tersebut, pada scene ini terlihat baju ruang angkasanya cukup futuristis, simple, nampak kokoh tapi agak jadi seperti robot sih hehe... but, it's okay lah...


Perwira Satu Burnham sedang memakai baju luar angkasanya
Saat itu posisi pesawat terhadap benda misterius itu sejauh 2000 Km, dan Burnham hanya punya waktu 20 menit untuk melihat objek tersebut sebelum ia terkena bahaya radiasi yang terpancar dari matahari kembar. 

Burnham berhadapan dengan Bangsawan Klingon
Setelah sampai di dekat objek tersebut ia terkesima dengan benda misterius tersebut, bukannya hanya melihat-lihat dari jauh ia malah mendara di objek tersebut dan secara mengejutkan ia bertemu dengan sesosok misterius yang ternyata adalah seorang kasta Bansawan Klingon yang secara mendadak menyerang Burnham, Burnham berusaha melarikan diri namun malah mendorong ke arah Klingon tersebut dan akhirnya klingon tersebut mati tertusuk senjatanya sendiri.


Keluarga Klingon tersebut marah besar dan menganggap Federasi sebagai sumber masalahnya dan menganggap rekannya yang mati sebagai pahlawan, namun itu sudah sesuai dengan ramalan dan mereka akan segera menabuh genderang perang.


Akhirnya Burnham bisa diketemukan dalam keadaan terluka cukup parah akibat paparan radiasi dari bintang, setelah ia sadar segera menuju ke anjungan menemui kaptennya dan mengatakan untuk bersiap karena mereka sedang berhadapan dengan bangsa Klingon yang marah. Untuk memancing mereka muncul karena terhalang oleh kekuatan yang menghalangi sensor-sensor, Burnham meminta untuk membidikkan senjata Canon ke arah benda asing tersebut, dan secara tiba-tiba muncullah pesawat Klingon yang ukurannya lebih besar dari USS Shenzhou, tidak merespon maupun melakukan kontak.

Benda misterius yang sebelumnya diperiksa itu ternyata adalah suar untuk memanggil kelompok-kelompok Klingon lain yang tersebar di seluruh jagat raya.


Setelah sembuh dari paparan radiasi yang berbahaya. Burnham berkomunikasi dengan mentornya, seorang vulcan bernama Sarek. Burnham bertanya bagaimana cara Bangsa Vulcan bila bertemu dengan bangsa Klingon, sehingga bangsa Klingon selalu berada di luar perbatasan dan tidak berani memasuki wilayah Federasi.


Burnham lalu melapor pada sang Kapten untuk melakukan preemtive strike, yaitu melakukan serangan terlebih dahulu selagi ada kesempatan, namun Kapten Philippa menolaknya karena dapat menghancurkan gencatan senjata atau perdamaian dengan bangsa Klingon, Brunham menentangnya dan terus memaksa sang kapten untuk menyerang lebih dahulu. Kapten lalu mengajak perwira satunya itu ke ruangannya untuk diperingatkan. Namun Burnham malah melumpuhkan sang kapten, setelah masuk ke anjungan ia mengaku mewakili sang kapten untuk melakukan serangan lebih dahulu ke pesawat Klingon tersebut, tepat di detik terakhir sebelum menembak, kapten datang dan menodongkan senjatanya. 


Pada saat menegangkan tersebut, tiba-tiba muncullah bertubi-tubi pesawat klingon dengan kecepatan warp di sekitar mereka, sehingga USS Enterprise Shinzou terkepung...


Comments

Popular posts from this blog

Just Dance Now, Game Seru Bermain Sambil Berolah Raga

Pengalaman Menjadi Mystery Shopper

Review Perbandingan Antara Iflix dengan Hooq