Thursday, February 16, 2017

Review Perbandingan Antara Iflix dengan Hooq

Awalnya sering dikejar-kejar iklan Iflix yang formatnya flash ada bacaan "kami telah mengawasimu" dengan gambarnya si Eliot di film Mr.Robot, kreatif juga nih iklannya tau aja saya suka nonton Mr. Robot ini yang Season 1 nya sih... seru banget, tapi yang season 2 nya awal-awalnya ngebosenin kebanyakan menyorot si Eliot nya yang punya "ganngguan jiwa" itu malah skill hackernya gak dimunculin, jadi kayak drama aja... eh malah jadi melebar ke Mr. Robot hehe...

Diinstall lah aplikasi Iflix dari Google Playstore, klo gak salah dapet free akses 30 hari, lumayan lah...dan ternyata.... saya dapet akses selama 6 bulan! wow... kok bisa sih? jujur saja saya gak ngerti kenapa bisa terjadi dan ternyata sudah aktif dari bulan Desember 2016 yang lalu. Mungkin karena ada pergantian jaringan telepon jadi Fiber Optik jadi dianggap pasang Indihome? Entahlah... tapi saya coba cari jawabannya dan nemu artikel bahwa Iflix ini memiliki "smart akses" jadi dia bisa tau kalau pelanggan bisa langsung login secara otomatis begitulah kira-kira.


My Iflix Subscription Plan
My Iflix Subscription Plan

Di dalam aplikasi Iflix ini ada fitur yang saya sukai yaitu bisa mendownload terlebih dahulu film yang akan ditonton sehingga bisa ditonton tanpa menyedot kuota, misalnya pas lagi dapet free wifi, download aja dulu filmnya baru ditonton kemudian. Hal ini sangat berguna bila kecepatan akses internetnya lambat, kalau nonton secara streaming Iflix secara otomatis menyesuaikan kualitas film dengan kecepatan internetnya, kalau lambat dapetnya yang low quality, tentu saja kualitasnya gambar dan suaranya kurang bagus menurut saya. Bisa saja memilih high quality dimana gambar dan suaranya paling jernih, tapi kalau kecepatan internetnya lambat jadi sering buffering deh...

Oleh karena itu dengan adanya fitur download terlebih dahulu kita bisa mendapatkan film dengan kualitas tertinggi tanpa interupsi :D


Di Iflix bisa download film terlebih dahulu sebelum ditonton
Di Iflix bisa download film terlebih dahulu sebelum ditonton

Koleksi film-film yang ada di Iflix cukup beragam dengan ribuan judul (katanya), namun untuk "Movie" gak bisa berharap banyak soalnya kebanyakan judulnya film-film lama yang udah pernah ditonton, namun untuk film serial cukup banyak koleksinya walaupun tidak terbaru juga sih... misalnya film "The Flash" hanya tersedia sampai dengan season 2, padahal kan sekarang sudah sampe pertengahan season 3, begitu juga dengan film seri "The Big Bang Theory" ketinggalan 1 season dari sekarang yang sedang tayang. 

Namun kalau untuk nonton kembali yang sudah-sudah lumayan kan asyik juga, atau untuk menonton film yang belum pernah dilihat sebelumnya, misalnya saya belum pernah nonton film serial "Limitless" atau "The Magicians", ternyata lumayan seru juga. Bahkan film serial lama misalnya film "The Black Adder" dimana pemerannya adalah Rowan Atkinson si "Mr.Bean" merupakan film serial jadul, tapi ternyata lucu juga bikin ngakak guling-guling =))

Nah kalau Hooq ini awal mulanya dari bonus kuota streaming dari Telkomsel khusus untuk nonton melalui aplikasi Hooq. Mulanya sih males apalagi setelah baca komentar-komentar orang lain yang sudah mendownload aplikasi ini banyak masalah, terutama kuota yang diambil ternyata dari kuota utama atau kuota data.

Namun karena besoknya masa berlaku paket internet Telkomsel Flash saya akan berakhir dan akan hangus kalau tidak digunakan apalagi kuota untuk video streaming Hooq ini lumayan besar yaitu 5 GB, ya sudah apa salahnya buat cobain aplikasi Hooq ini, toh kalau mengambil kuota data utama juga biarin aja udah mau habis ini masa berlakunya.

Kemudian di install lah aplikasi Hooq ini dari Google Playstore, setelah dibuka registrasinya lumayan mudah walaupun ada keterangan error saat memasukkan nomor telepon yang digunakan, dan ternyata setelah dicoba digunakan untuk menonton secara streaming, data digunakan adalah kuota untuk video streaming, bukan menggunakan kuota data flash nya, jadi sudah sesuai, tidak ada masalah.

Koleksi video di Hooq ini tidak jauh berbeda dengan Iflix, menurut saya lebih beragam, koleksi film-filmnya banyak yang lumayan baru dan mungkin sedikit lebih banyak daripada Iflix. Namun, di Hooq ini tidak tersedia fitur download filmnya dulu, jadi menontonnya hanya bisa dengan mode video streaming saja. Tapi walaupun sudah mode 4G dan saat saya test kecepatan internetnya bagus (dapat sekitar 15-20 Mbps) tapi saat menonton video streamingnya sering tersendat-sendat. Saya tidak tahu apakah kalau saat nonton pake kuota video streaming menggunakan 4G apa 3G? jadi cukup mengganggu juga nih saat nonton sering berhenti-berhenti jadi gak lancar nontonnya.

Kesimpulannya, saya lebih suka Iflix daripada Hooq. Pertama karena adanya fitur download terlebih dahulu jadi bisa nonton video dengan kualitas tinggi (High Quality) dengan lebih lancar, walaupun kadang ada sih tiba-tiba berhenti sendiri dan harus mengulang kembali, tapi tidak sesering Hooq, hampir disetiap video yang saya lihat ada saja berhenti-berhentinya.

Kedua, di Iflix ada genre dokumenter dan saya suka itu, jadi walaupun video dokumenter lama tapi isinya sangat menarik, misalnya: "I am Bruce Lee", "The Rise and Rise of Bitcoin", "Fat, Sick & Nearly Dead", "Muhammad Ali A.K.A Cassius Clay" dan banyak lagi lainnya yang tidak ada di Hooq.


Genre Dokumenter di Iflix
Genre Dokumenter di Iflix

Ketiga, Istri saya suka nonton drama Korea, nah di Iflix ini banyak pilihan Drama Koreanya walaupun saya kurang suka nonton Drakor ini, tapi ini merupakan nilai tambah di Iflix.

Namun kedua-duanya baik itu Iflix dan Hooq, salah satu kekurangannya, sebelum dapat masuk ke apliakasinya proses loginnya itu lumayan lama walaupun Iflix sudah didownload untuk dapat menonton tanpa kuota, tetap saja gak bisa nonton kalau tidak terhubung dengan internet. Berbeda dengan youtube, kalau kita sudah punya video offline nya, walaupun tanpa terhubung ke internet sama sekali kita tetap bisa membuka dan menontonnya.

Kedua aplikasi ini cukup bagus sebagai hiburan dan perkembangannya pun cukup pesat, saat artikel ini ditulis Iflix dan Hooq telah di download sebanyak 1 juta kali di playstore. Sangat jauh memang bila dibandingkan dengan Netflix yang telah di download sebanyak 100 juta. Namun Netflix beda kelas sih koleksi videonya jauh-jauh lebih banyak, tapi....biaya berlangganannya pun 3-5 kali lebih mahal dan tidak didukung oleh penyedia internet (ISP) terbesar di Indonesia yaitu Indihome nya Telkom jadi agak susah juga, apalagi kalau harus sewa VPN biar koneksinya lancar.

Perkembangannya bisnis video streaming berbayar seperti ini akan sulit jika... Penyedia Torrent dan situs-situs penyedia video streaming gratisan masih berjalan, dimana kita bisa mendapatkan film-film baru secara gratis namun ilegal, dilema memang hehe...

Akhir kata, tulisan ini merupakan opini pribadi saya sendiri, tentu saja mungkin dapat berbeda experience nya antara satu pengguna dengan pengguna lainnya, namun saya berharap mereka dapat meningkatkan lagi pelayanannya sehingga terjadi persaingan sehat dan yang diuntungkan tentunya adalah end user seperti kita ini ;)

Thursday, October 06, 2016

Yes, Axis jadi kenceng lagi :D

Selama ini saya tetap setia menggunakan Axis sebagai penyedia layanan internet sellular karena harga paketnya ekonomis, kuota banyak harga murah juga buat backup kalo Speedy lagi error seperti saat ini.

Barusan browsing-browsing, eh koq kayaknya lebih lancar dari biasanya? Setelah di test di Speedtest ternyata dapet 4Mbps lumayan lah... :D

Kalo pake Axis ini untung-untungan juga sih, di lokasi yang tepat speednya lumayan kenceng, tapi pindah beberapa ratus meter aja performanya bisa beda.

Semoga bisa kenceng terus nih, jangan karena masih pagi jadi jarang yang pake terus siangnya jadi lemot seperti biasanya :p

Monday, September 26, 2016

Kejadian Memalukan di Pintu Gardu Tol Otomatis (GTO)

kejadian memalukan di pintu Gardu Tol Otomatis (GTO).

Sebelumnya, Apa sih Gardu Tol Otomatis atau GTO itu? GTO (Gerbang Tol Otomatis) adalah gerbang tol dengan mekanisme pembayaran otomatis menggunakan kartu e-money dari Bank Mandiri.

Lalu, Apa itu Kartu e-money dari Bank Mandiri?

Adalah kartu prabayar contactless smartcard yang diterbitkan oleh Bank Mandiri bekerja sama dengan Operator Tol. Saat ini operator tol yang telah bekerja sama yaitu Jasa Marga, Cipta Marga Nusaphala Persada, Marga Mandala Sakti dan Jalan tol Lingkar Luar Jakarta (JLJ).
e-Toll card
e-Toll card

e-Toll Card digunakan untuk transaksi pemabayaran tol dan selanjutnya dapat digunakan untuk transaksi di luar merchant tol.
Nah, kejadian memalukan tersebut sebenarnya udah terjadi dua kali.
Yang pertama terjadi beberapa bulan lalu di Jakarta di sekitar jalan layang Semanggi, nah karena saya tidak hapal jalan-jalan yang ada di Jakarta dan hanya mengandalkan instruksi dari teman dan dipandu oleh GPS dari Google Maps, waktu itu lagi macet-macetnya soalnya pas jam pulang kantor sih, masuklah ke sebuah gerbang tol.
Namun sialnya, ternyata gerbang tol itu hanya menyediakan Gardu Tol Otomatis, padahal biasanya ada pilihan mau yang manual atau otomatis, ternyata di pintu itu hanya ada yang otomatisnya saja, padahal gak punya kartu E-Toll Card Pass nya, mana gak keliatan ada petugas yang berjaga, jadi minggir aja dulu sambil nyalain lampu hazzard.
Bingung juga mau gimana, maju gak bisa, mundur juga gak bisa soalnya jalannya lumayan padat. Ya sudah, kontak temen aja yang tinggal di Jakarta, nanyain solusinya gimana cara keluar dari Gardu Tol Otomatis (GTO) ini padahal gak ada kartunya, 
Jawaban dari teman ternyata cukup mengejutkan, katanya: "Minta tolong aja ke mobil yang ada di belakangnya, nanti kasih uang ke yang punya kartu itu buat gantiin..." wah..., aneh banget sih sarannya, 
coba cari cara lain ah, untung aja gak sendirian perginya, minta temen aja turun coba lihat ke depan (ke gardunya) siapa tau ada petugasnya di situ, untungnya ternyata ada orang yang bisa ditanya disitu, dan dia juga jualan kartu buat lewat gerbang itu...
Jiah... padahal langsung aja tawarin kartunya, gak harus tanya-tanya dulu hehe..., ya sudah, akhirnya dibeli aja kartunya, harganya Rp 50.000, berupa kartu E-Toll Card Pass dan sudah ada deposit sebesar Rp 30.000,-
Bip bip... beres deh lewat Gardu Tol Otomatis (GTO) itu... ;)
Kejadian memalukan ke dua terjadi hari sabtu kemarin di pintu gerbang tol Buah Batu Bandung. Masuk dari pintu tol Padalarang, tadinya mau keluar di pintu tol Pasteur, tapi ternyata beberapa ratus meter sebelum belokan menuju ke Pasteur sudah macet, nah dari situ ke pintu tol pasteur kan masih jauh, mungkin sekitar 2-4 Km lagi. Hiiyyy ngeri banget kalo kena macet berkilo kilo meter hehe...
Pasteur lewat karena macet, begitu pula dengan pintu tol Kopo macet juga, nah di gerbang tol M.Toha sih lumayan kosong, tapi tujuan lebih dekat kalau keluarnya di pintu tol Buah Batu. 
Sampailah di belokan menuju pintu tol Buahbatu, dan ternyata kena macet juga... whew...
antrian sebelum pintu tol Buahbatu
antrian sebelum pintu tol Buahbatu
nah waktu lagi macet-macetnya itulah, jadi kepikiran buat pake tuh kartu e tol card nya, klo dihitung-hitung masih ada Rp 20.000an lagi isinya, dan sekarang bayarnya cuma Rp 5500-an dari Padalarang ke Buahbatu.
Dan benar saja, di pintu Gardu Tol Otomatis (GTO) kosong melompong, sedangkan di pintu gerbang yang lain, terjadi antrian yang sangat panjang. Lalu masuklah ke jalur Gardu Tol Otomatis itu, namun saat kartu di tempelkan ke mesin readernya, tidak bereaksi apa-apa lalu ada tulisan muncul "Invalid Data Entry", wah... kacau...
Lalu turun pengemudi mobil yang ada di belakang, sepertinya dia warga Jakarta, dan dia berniat untuk membantu membukakan pintu dengan menggunakan kartu miliknya. Namun sebelum ditempelkan datang petugas tol dan mengatakan " jangan menggunakan kartu milik bapak, soalnya nanti bapak jadi gak bisa keluar" oohhh... kenapa? "Kalau di Bandung, kartunya harus ditempelkan saat memasuki pintu masuknya, jadi tidak  mengambil kartu saat masuk tol". Ooohh begitu toh, saya lalu mengucapkan terima kasih pada bapak-bapak yang hendak menolong itu juga sekalian minta maaf jadi menghambat perjalanannya.
Lalu saya tanya ke petugasnya, lalu bagaimana ini saya keluarnya? petugas itu mengatakan bahwa saya harus mundur lagi dan masuk ke gardu manual. Kemudian saya dibantu oleh beberapa petugas jalan tol untuk keluar dan masuk ke antrian pintu manual, untung saja antrian di Gardu Tol Otomatis (GT) ini  tidak banyak, jadi mudah untuk keluarnya dan masuknya dengan dibantu para petugas tadi.
Dari pintu tol manual ini saya serahkan kartu saat masuk dan memberikan uang cash, padahal setelah saya cari informasinya, ternyata di pintu tol manual ini juga bisa menggunakan kartu e-money nya agar lebih cepat, dan akhirnya bisa keluar juga :D
Yah..., lumayan lah pengalaman berharga, jadi sekarang sudah tau cara atau prosesnya bila akan menggunakan Gartu Tol Otomatis. Namun selain karena ketidak tahuan saya, ternyata panduan di dalam buku petunjuk di kartunya kurang jelas atau kurang detail, karena tidak menyertakan keterangan agar tidak mengambil kartu saat memasuki pintu tol masuk.
Buku Panduan e toll card
Buku Panduan e toll card
oya, saya sangat berharap agar pintu tol keluar di GedeBage segera rampung, guna mengurangi beban di pintu tol yang lain, yaitu pintu tol Buahbatu dan Cileunyi, kabarnya pintu keluar tol Gedebage ini akan dioperasikan saat pembuktaan Pekan Olah Raga Nasional (PON) di Jawa Barat, namun sampai dengan saat ini pintu tol tersebut sepertinya masih belum selesai. 
Terakhir saya lewat ke sana waktu main-main ke Gelanggang Olah Raga (GOR) Bandung Lautan Api, masih berupa tiang-tiang, dan belum ada tanda-tanda akan dipergunakan dalam waktu dekat.
Semoga saja bisa cepat selesai nih. Amin...


Sunday, September 18, 2016

Weight Loss Tracker Menggunakan RecStyle

Cara Mengukur Perkembangan Berat Badan 


Apakah anda sedang melakukan program diet untuk menurunkan berat badan? atau sedang melakukan program membentukan otot? Nah, bagaimana caranya kita mengukur kemajuan dari program yang sedang kita jalankan tersebut?

Tentu saja caranya adalah dengan menuliskan atau mencatat hasil yang telah diukur tersebut secara berkala, bisa harian atau mingguan, tentu saja semakin sering mencatat semakin bagus datanya.

Nah ada aplikasi yang memudahkan kita untuk melakukan pencatatan tersebut. Namanya RecStyle yang dapat di unduh Gratis di Google Playstore.

Weight Loss Traker - RecStyle
Weight Loss Traker - RecStyle


Aplikasi ini membantu memantau kemajuan program kita dengan cara mencatatkan parameter-parameter yang di kehendaki pada aplikasi ini setiap hari.

Saturday, September 17, 2016

Cara Mengecek Koneksi Internet Dengan Aplikasi Internet Speed Meter Lite

Apakah anda pernah mengalami saat surfing menggunakan smartphone, tapi loadingnya lama? Bisa jadi hal itu disebabkan oleh koneksi internet yang tidak stabil atau putus nyambung, lalu bagaimana caranya agar kita bisa tahu apakah ada koneksi internet yang tersambung dan seberapa cepat koneksinya?

Untuk mengetahui seberapa cepat koneksi internet bisa menggunakan aplikasi speedtest.net namun ada lagi aplikasi cukup simpel yang membantu kita untuk bisa mengetahui apakah ada koneksi saat ini dan seberapa cepat?

Internet Speed Meter Lite di Google Playstore
Internet Speed Meter Lite di Google Playstore

Anda bisa menggunakan aplikasi yang bernama Internet Speed Meter Lite, aplikasi ini

Thursday, September 15, 2016

Berpartisipasi di Google Local Guides

Tahukah anda apa Google Local Guides itu?

Local Guides adalah suatu komunitas global para penjelajah yang membagikan foto-foto, menjawab pertanyaan-pertanyaan lokal area, menambahkan atau memperbaiki lokasi dan menulis pendapat kita di Google Maps. Jutaan orang bergantung pada kontribusi orang-orang seperti anda (pemberi masukan) untuk memutuskan kemana akan pergi dan merencanakan apa yang akan dilakukan.

Awal mula bergabung di Google Local Guides ini bermula waktu saya mengambil foto-foto di suatu lokasi menggunakan telepon genggam, setelah pengambilan foto dilakukan tiba-tiba muncul notifikasi yang bunyinya: "Apakah anda mau mengunngah foto-foto ke.... (lokasi saat itu saya berada)? ya sudah saya klik iya, kemudian saya diarahkan untuk mendaftar di Google Local Guide tersebut, setelah klik konfirmasi, kemudian foto-foto yang saya pilih di upload ke Google Maps.

Dalam waktu periode tertentu kita akan mendapatkan report dari Google tentang foto-foto yang telah kita unggah, yah... ada perasaan senang juga ternyata foto-foto yang telah diupload tersebut banyak juga yang lihatnya :D

Laporan Berkala dari Google Local Guides
Laporan Berkala dari Google Local Guides

Jadi inget pernah suatu hari mau memperbaiki sepeda anak saya, kalau di Bandung, lokasi toko-toko

Monday, August 22, 2016

No Deposit Bonus di Instaforex - Nggak Deh...

Beberapa waktu yang lalu saya mendapat telepon dari CS Instaforex, menanyakan tentang trading saya, apakah ada kendala atau tidak dan lain-lain... Bagus sih, berarti ada usaha untuk terus berhubungan dan mempertahankan nasabah. Saya katakan bahwa saya akan berhenti trading dan di akhir telepon tersebut si CS mengatakan bahwa sekarang program no deposit bonus sedang di gencarkan lagi dan bagi yang belum pernah mendapatkan bonus tersebut bisa mendapatkannya.

Ok deh, dapat free margin gratis, siapa yang bisa nolak? nothing to lose kan berarti, dicobalah mendaftar disini, buka akun baru. Persyaratannya yaitu sudah diverifikasi 2 level.

Tingkat pertama yang diverifikasi adalah KTP, ok lolos, verifikasi yang kedua saya input tagihan