Asyik... Jalan TOL Soreang - Pasirkoja (Soroja) Resmi Dibuka

Waktu masih SMA dulu sampai dengan kuliah di tahun 1997 sampai dengan 2003an, saya sering main ke daerah Ciwidey bahkan pernah hampir tiap minggu main kesana karena waktu itu punya gank kecil yang baru punya motor, jadi senang sekali jalan-jalan bersama teman-teman menggunakan sepeda motor termasuk ke daerah Ciwidey.

Menuju ke kawasan wisata di Ciwidey seperti Ciwalini, Cipanas, Rancaupas, Kawah Putih, Perkebunan teh sampai ke danau Patengan baik menggunakan mobil apalagi sepeda motor, diperjalanannya itu relatif lancar butuh waktu kurang dari 2 jam dengan menggunakan mobil dan hanya 1 jam lebih dengan menggunakan sepeda motor.

Namun makin lama waktu tempuh ke area wisata tersebut jadi memakan waktu yang cukup lama karena kerap terjadi kemacetan di wilayah kopo sampai dengan soreang, hanya menempuh dari kopo ke soreangnya saja bisa memakan waktu lebih dari 2 jam, apalagi saat liburan tiba, jadinya bikin males pergi ke daerah sana.

Namun sekarang, baru saja dibuka secara resmi oleh Presiden Indonesia, Bapak Joko Widodo, ruas jalan tol dari Pasirkoja sampai ke Soreang. Konon kabarnya saat ujicoba waktu tempuhnya hanya 10 menit saja, asyik... Bahkan menurut informasi, dalam rangka syukuran atas dibukanya ruas jalan ini, maka akan digratiskan selama satu minggu.

Jalan TOL Soreang - Pasirkoja (Soroja)
Jalan TOL Soreang - Pasirkoja (Soroja) sumber: republika.co.id

Baca Juga: Kejadian memalukan di pintu gerbang tol elektronik (GTO)

Semoga saja dengan adanya ruas jalan tol yang baru diresmikan ini, kemacetan yang biasa terjadi di jalan Kopo sampai dengan Soreang bisa terurai, sehingga kemacetan lebih dapat dihindari. Namun, apakah kemacetan akan berpindah nantinya ke kawasan Ciwidey? mengingat ruas jalan menuju kawasan wisata di Ciwidey ini sangat kecil, bahkan bila ada bus besar di salah satu lajur, maka kendaraan di lajur sebaliknya harus mengalah kepinggir.

Dengan adanya ruas jalan tol yang baru ini dimana total panjang jalannya sekitar 10 Km dengan lebar jalan yang besar, maka diperkirakan wisatawan akan tertarik untuk mengunjungi daerah ini, apalagi akses dari Jakarta sangat mudah, dari Jakarta - Cikampek - Padaleunyi - Pasirkoja - Soreang. Diperkirakan waktu tempuhnya akan semakin singkat mungkin sekitar 2 sampai 3 jam bisa sudah sampai di kawasan Ciwidey, jadi lebih menarik untuk wisatawan dari kota Jakarta ke sekitaran Ciwidey ini daripada ke kawasan Garut misalnya, karena jalan ke arah Garut seringkali banyak gangguannya, misalnya banjir di kawasan Kahatek (Rancaekek) juga kemacetan yang kerap terjadi dari jalan Cagak Nagreg sampai ke kota Garutnya.

Ciwidey Valley, sumber: ciwideyvalley

Kawasan Wisata Ranca Upas, sumber: wisatabandunginfo

Kawasan Wisata Kawah Putih, sumber: anekatempatwisata

Kawasan Ranca Upas, sumber: kawahputih.org


Nah kalau masalah ini sih, sepertinya bisa diselesaikan bila rencana pembangunan jalan tol dari Cileunyi sampai dengan Ciamis/Cilacap yang melewati kawasan Garut dan Tasikmalaya bisa terealisasi :D

Baca juga: Cara masuk dan keluar pintu gerbang tol elektronik (GTO)

Kemudian ada lagi yang menjadi pertanyaan saya sebagai warga Bandung, bagaimana kabarnya dengan pintu tol Gedebage? sudah lama sekali rencananya akan dibuka namun sampai dengan saat ini (Desember 2017) masih belum juga dibuka? ada masalah apa sebenarnya? Dengan dibukanya akses pintu tol Gedebage ini diharapkan dapat mengurai kemacetan di pintu tol Cileuyi maupun pintu tol Buahbatu. Semoga bisa segera terselesaikan. Amin...

Comments

Popular posts from this blog

Just Dance Now, Game Seru Bermain Sambil Berolah Raga

Pengalaman Menjadi Mystery Shopper

Review Perbandingan Antara Iflix dengan Hooq